Era Disrupsi Teknologi X Era Milenial, Siapa yang Akan Menang?
Jika mendengar kata
milenial, pastinya tellinga kita sudah tidak asing lagi. Ya, milenial adalah mereka
yang lahir dari jenjang tahun 80-an sampai 2000. Mereka adalah saya dan anda
yang mungkin, saat ini sedang membaca tulisan ini. lalu apa yang membedakan
generasi milenial dengan generasi-generasi sebelumnya?
Milenial identik dengan
beberapa karakter seperti karakter yang dinamis, optimis, serta bergairah akan
hal-hal baru. Milenial juga identik dengan kata teknologi. Sebab memang
milenial tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang ada.
Milenial merasakan
modernisasi yang begitu luar biasa. Transformasi dan perubahan yang dirasakan
sangat jauh berbeda dengan era sebelumnya yaitu generasi X. Milenial adalah
mereka yang mempunyai pemikiran terbuka, dan karakter yang unik. Mereka
adalah generasi yang menginginkan kemudahan dengan cepat dan instan yang terkadang tidak memahami proses.
Hal ini diperparah
dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih sehingga generasi milenial
mengalami tantangan yang berat. Milenial dituntut
untuk selalu berfikir kreatif (thinking out of the box) dan selalu
berinovasi. Jika tidak, maka kita akan dengan mudah dikalahkan dengan teknologi.
Era Disrupsi Teknologi merupakan fenomena ketika masyarakat menggeser atau menggantikan aktivitas-aktivitas yang awalnya dilakukan secara kovensional ke arah modern. Modernisasi yang terjadi saat ini, semua adalah berkat Teknologi. Namun, Teknologi juga membawa dampak yang memunculkan berbagai fenomena menarik sekaligus mengeringkan. Lalu seperti apakah fenomenanya?
Kita dapat melihat
beberapa fenomena yang terjadi akibat disrupsi teknologi. Teknologi mesin dan
komputer pada awalnya diciptakan untuk mempermudah kegiatan manusia, namun
mereka justru menjadi ancaman, karena yang terjadi adalah robot, mesin, dan
komputer telah banyak menggantikan dan menggeser posisi pekerjaan yang
dilakukan manusia. Mengapa semua ini dapat terjadi? Karena teknologi selalu
berkembang dan apakah manusia kita juga ikut berkembang? Saya rasa tidak.
Apalagi jika dikaitkan dengan sistem pendidikan di negeri ini. Tentu saja kita
mengenal sistem pendidikan di Indonesia yang saat ini masih menganut sistem
hafal dan hitung. Lalu apakah dengan sistem ini bangsa kita dapat mencetak
generasi yang kreatif?
Jawabannya tentu tidak.
Dengan sistem pendidikan yang sama, bangsa kita
akan semakin tertinggal jauh. Dan ini menjadi tantangan yang berat bagi
milenial untuk bersaing dengan negara lain yang sudah lebih maju pendidikannya.
Namun tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dilakukan, kita masih memiliki
waktu untuk melakukan sebuah perubahan terutama bagi milenial yang akan
memimpin bangsa ini kedepan. Lalu bagaimana caranya?
Agen Perubahan
Milenial harus sadar
bahwa di tangan merekalah bangsa ini akan dilihat 20 tahun mendatang. Sosok
pemimpin masa depan kita adalah mereka para milenial. Mereka yang akan memimpin
dan menentukan akan seperti apa negara ini dilihat. Sebab itu milenial harus
memiliki pemikiran yang terbuka dan luas tentang dunia. Milenial di
kenal dengan pemikiran nya yang idealis. Hal itu sering kali dipandang sebelah
mata oleh orang lain. Padahal sebenarnya pemikiran idealis ini sangatlah
penting untuk membuat manusia tetap mempunyai semangat dan harapan untuk tetap
maju dan berjuang demi kehidupan yang lebih baik.
Indonesia tentu saja
harus bergerak maju. Para pemikir idealis ini tentunya harus di imbangi dengan
wawasan serta pemikiran yang terbuka akan hal-hal baru. Sehingga cita-cita dan
harapan besar tidak hanya akan menjadi angan-angan saja namun dapat terwujud
dan ditujukan untuk bangsa dan negara.
Mempertahankan dan
Mengembangkan Karakter
Milenial harus memiliki
pemikiran yang terbuka dan luas tentang dunia. Caranya ialah dengan tetap
mempertahankan karakter. Karakter adalah salah satu kunci utama terpenting
untuk melakukan perubahan. Sikap moral, etika, pantang menyerah, empati, dan
kejujuran adalah contoh karakter yang wajib di dimiliki dan dikembangkan oleh
milenial. Sebab dengan mempertahankan karakter yang baik tentu kita dapat
bersaing dengan teknologi.
Robot mungkin dapat
melakukan pekerjaan dengan cepat dan efisien namun mereka tetaplah robot yang merupakan ciptaan manusia. Mesin tetaplah mesin mereka tidak memiliki perasaan,
mereka tidak mempunyai logika untuk berpikir apalagi karakter. Mereka hanya
hanya diprogram untuk melakukan suatu pekerjaan dan itulah
gunanya mereka diciptakan.
Terus berkaya dan
berinovasi
Untuk bertahan dan
berkembang maju di era ini, milenial harus memiliki pemikiran yang kreatif
dan selalu berinovasi. Kita harus mendukung milenial untuk berkarya sesuai
dengan apa yang mereka sukai. Selama hal tersebut positif maka hal apapun pasti
akan menghasilkan sesuatu yang baik. Di masa mendatang kita tidak akan tahu,
bahwa sebenarnya hal sederhana yang dilakukan oleh milenial yang mungkin tidak
terfikirkan orang lain, justru dapat membawa sesuatu yang besar dan berdampak
pada perubahan.
Generasi milenial
adalah generasi yang unik, di era merekalah teknologi mulai berkembang. Milenial
yang cerdas adalah mereka yang mampu menciptakan perubahan dengan kemajuan
teknologi yang ada, serta dapat memanfaatkan teknologi untuk membuat karya yang
berdampak besar bagi perubahan. Oleh sebab itu, para milenial harus berani
untuk bermimpi besar, selalu berinovasi dan mempertahankan karakter yang baik. Teknologi
akan selalu berkembang, namun karakter, kreativitas dan inovasi adalah hal yang
tidak akan mungkin dapat ditiru oleh teknologi.
Comments
Post a Comment